Oleh : Nyi Jayanti
NIM :13548
Gol : A3.2

Usahatani minapadi memiliki keunggulan sebagai berikut: usahatani minapadi secara tidak langsung telah menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ikan membantu memakan binatang-binatang kecil yang merupakan hama tanaman padi (carnivora) dan juga gulma kecil pada lahan sawah. Pada sore hari ketika ikan menggoyang-goyangkan tanaman padi, serangga yang hinggap pada padi akan terbang kemudian dimangsa oleh burung layang-layang. Dengan pemanfatan lahan secara tumpangsari dengan tanaman padi dan ikan di sawah, maka produktivitas lahan akan meningkat.
Sumber : http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-teknologi/content/276-keunggulan-usahatani-minapadi
Tanggal : 4 Februari 2016
Gol : A3.2
Usahatani minapadi memiliki keunggulan sebagai berikut: usahatani minapadi secara tidak langsung telah menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Ikan membantu memakan binatang-binatang kecil yang merupakan hama tanaman padi (carnivora) dan juga gulma kecil pada lahan sawah. Pada sore hari ketika ikan menggoyang-goyangkan tanaman padi, serangga yang hinggap pada padi akan terbang kemudian dimangsa oleh burung layang-layang. Dengan pemanfatan lahan secara tumpangsari dengan tanaman padi dan ikan di sawah, maka produktivitas lahan akan meningkat.
Meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan air. Pada kegiatan
minapadi, kotoran ikan merupakan sumber pupuk organik bagi tanaman padi.
Rendahnya pemakaian pupuk oleh petani karena adanya korelasi ekologis antara
penanaman ikan dengan peningkatan kesuburan tanah. Kotoran ikan dan sisa
makanan menjadi pupuk dan menghemat keperluan pupuk sekitar 20-30%. Mengurangi
pemakaian insektisida dan pertumbuhan rumput. Hal ini terjadi karena
terciptanya hubungan yang harmonis antara padi, ikan, air, dan tanah.
Meningkatkan efisiensi tenaga kerja yang dicurahkan dalam
pengelolaan minapadi terutama dalam pemupukan, penyemprotan, dan penyiangan.
Meningkatkan hasil setara padi dan distribusi pendapatan. Melalui minapadi,
sumber pendapatan petani tidak hanya dari padi tetapi juga dari ikan yang bisa
sering dipanen. Dengan demikian, minapadi selain memperkuat dan meningkatkan
sumber dan besarnya pendapatan petani, sekaligus juga meingkatkan distribusi
pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Meningkatkan ragam protein
hewani dan menyediakan lapangan kerja baru. Kegiatan minapadi akan menciptakan
usaha baru seperti usaha pendederan bibit ikan, usaha pemasaran ikan dan juga
pengolahan ikan. Dengan pola minapadi produksi gas metan yang dibuang dari sisa
pemupukan berkurang. Gas metan yang dihasilkan dari minapadi hanya 57,3
kg/ha/musim, sementara monokultur padi menghasilkan gas metan 66,6 kg/ha/musim.
Penurunan itu akan semakin nyata jika minapadi ditambah 2 ton/ha azolla, dimana
gas metan yang dihasilkan hanya 45,0 kg/ha/musim.
Rekayasa sistem tanam padi dengan cara tanam jajar legowo 2:1,
berdasarkan hasil penelitian terbukti dapat meningkatkan produksi padi sebesar
12-22%. Sistem jajar legowo memberikan ruang yang luas (lorong) dan sangat
cocok dikombinasikan dengan pemeliharaan ikan (minapadi jajar legowo).
Sumber : http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-teknologi/content/276-keunggulan-usahatani-minapadi
Tanggal : 4 Februari 2016