Penyuluh Perikanan, Profesi yang Membanggakan
Bimastya Lazuardi (13945)
Penyuluh perikanan memiliki potensi dan kekuatan dalam menjalankan tugasnya. Penyuluh perikanan mengenal kondisi dan potensi wilayah serta sosial budaya setempat. Juga mengenal kondisi pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Selain itu, penyuluh perikanan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan pelaku utama dan pelaku usaha binaannya. Juga memiliki kompetensi dan kemampuan dibidangnya.
Pada saat ini penyuluh sangat diharapkan mampu menyesuaikan diri untuk mengikuti perkembangan dinamika pembangunan perikanan. Sebagaimana diketahui, dinamika pembangunan perikanan saat ini mengarah kepada pengembangan industrialisasi di kawasan minapolitan dengan mengedepankan konsep ekonomi biru.
Melalui fokus pengembangan industrialisasi di kawasan minapolitan dengan mengedepankan konsep ekonomi biru ini, diperlukan suatu kegiatan usaha yang berdaya saing memiliki nilai tambah, modernisasi sistem produksi hulu dan hilir, dan penguatan pelaku industri perikanan.Termasuk pemanfaatan sumber daya alam secara efisien dan tidak menghasilkan limbah serta mengupayakan pelestarian lingkungan.
Sehubungan dengan hal itu, pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan memerlukan kemampuan agar dapat mengikuti dinamika pembangunan industrialisasi kelautan dan perikanan. Perwujudan kemampuan tersebut, dapat diperoleh dengan adanya pendampingan yang difasilitasi oleh seorang penyuluh yang kompeten dan profesional.
Untuk menghasilkan penyuluh yang kompeten dan profesional, maka diperlukan peningkatan komunikasi antara penyuluh dengan dunia usaha, antara lain melalui temu usaha/bisnis yang berkala dan terprogram. Peningkatan peran aktif penyuluh swasta dan penyuluh swadaya, antara lain melalui temu koordinasi dan peningkatan kompetensi melalui magang di lembaga pendidikan, lembaga penelitian, lembaga perekayasaan teknologi dan dunia industri.
Tidak ketinggalan, guna menghasilkan penyuluh yang kompeten dan profesional diperlukan peningkatan wawasan melalui pelatihan di lembaga pemerintah dan swasta dengan mengedepankan fasilitasi pemerintah daerah. Juga mengupayakan terwujudnya sertifikasi profesi penyuluh.
Bangun Komitmen
Seorang penyuluh perikanan harus membangun dan mengembangkan komitmen dalam menjalankan tugasnya. Komitmen itu adalah keyakinan bahwa penyuluh perikanan sebagai sebuah profesi yang membanggakan, bertanggung jawab, mempunyai integritas tinggi, dan profesional.
Penyuluh perikanan itu adalah salah satu bagian dari sumber daya manusia yang sangat penting dan strategis dalam mendukung kemajuan di sektor kelautan dan perikanan. Keberadaan penyuluh perikanan harus mampu membawa manfaat untuk kemajuan pelaku atau kelompok yang dibimbingnya.
Penyuluh perikanan harus mampu menjadi agen perubahan bagi pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan. Hal itu dilakukan melalui bimbingan dan arahan kepada masyarakat binaannya sehingga dari yang tadinya tidak tahu menjadi tahu.
Penyuluh pun harus mampu menjadi konsultan bisnis. Pasalnya, penyuluh dalam kegiatannya memberikan informasi khususnya terkait masalah teknis dan memberikan solusi terhadap masalah yang ada. Sehingga, penyuluh harus tahu usaha di sektor kelautan dan perikanan dari hulu sampai hilir termasuk nilai – nilai ekonomis dari komoditas yang ada.
Bergesernya usaha perikanan dari usaha perikanan tangkap yang semakin terbatas sumber dayanya ke usaha perikanan budidaya yang terus dikembangkan sampai ke pengolahan dan pemasarannya menuntut peran penyuluh perikanan dalam mengawal kemajuannya. Termasuk peran penting penyuluh dalam mendukung kesuksesan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Tingkatkan Kapasitas
Guna mendukung kinerjanya, penyuluh harus terus ditingkatkan kapasitas dan kemampuannya. Caranya, melalui berbagai pelatihan agar peluang atau kendala bisa diinformasikan ke pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Penyuluh perikanan sebagai sumber daya manusia yang hebat harus bekerja keras agar terus maju dan berkembang. Tidak hanya melalui pelatihan, penyuluh pun bisa mendapatkan informasi terkini di sektor kelautan dan perikanan melalui internet.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan Perikanan (BPSDM KP) melalui Pusat Penyuluhan Kelautan Perikanan (Pusluh KP) KKP menginisiasi adanya website cyber extension. Ini merupakan terobosan dalam mengatasi keterbatasan dana dalam melakukan penyuluhan.
Website ini bisa menjadi media bagi penyuluh perikanan untuk memperkuat proses belajar mengajar dan memperkuat materi-materi penyuluhan yang disampaikan ke pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan. Penyuluh tidak perlu tatap muka dalam mengakses informasi ini sehingga lebih memudahkan kinerjanya.
Keberadaan website cyber extension akan membantu penyuluh perikanan yang bertugas diberbagai daerah di Indonesia khususnya di daerah terpencil. Apalagi sarana internet sudah menjangkau berbagai daerah dengan adanya program “mobile internet” dari Kementerian Komunikasi dan Informasi.
Untuk mengakses website cyber extension inipun penyuluh bisa mengakses melalui telepon genggam yang ada fasilitas untuk internetan. Terlebih, KKP telah memfasilitasi para penyuluh telepon genggam yang bisa mengakses internet untuk memudahkan kinerjanya di lapangan.
Ke depan, penyuluh perikanan memiliki masa depan yang sangat prospektif karena kalau bicara sektor kelautan dan perikanan selalu bicara spesiesnya, habitatnya, dan manusianya. Dan, penyuluh perikanan lah yang memiliki peran strategis dalam mengawal dan membina kemajuan pelaku utama dan pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Sumber : Ditulis oleh Suseno Sukoyono Kepala BPSDM KP (Badan Pengembangan Sumber Daya manusia Kelautan dan Perikanan)
Tanggal artikel : 8 Oktober 2013
Alamat web artikel : http://pusluh.kkp.go.id/arsip/c/362/?category_id=2
1. Nilai penyuluhan
ReplyDeletea. Sumber teknologi : Penyuluh perikanan dimudahkan dengan teknologi cyber extension yang bisa diakses dari mana saja tanpa harus bertatap muka untuk mendapatkan materi penyuluhan.
b. Sasaran : sasaran artikel ditujukan secara tidak langsung kepada pelaku perikanan melalui penyuluh perikanan.
c. Manfaat : penyuluh perikanan mengetahui peran mereka dan teknologi baru yang dapat mereka gunakan untuk penyuluhan. Selain itu dapat meningkatkan semangat para penyuluh perikanan karena profesi mereka merupakan profesi yang penting dan membanggakan.
d. Nilai pendidikan : penyuluh perikanan dapat meningkatkan kinerjanya melalui cyber extension.
2. Nilai berita
a. Proximity : tulisan lebih dekat ke penyuluh perikanan.
b. Importance : penyuluh perikanan perlu tahu tentang teknologi cyber extension.
c. Human interest : profesi penyuluh perikanan sangat dibutuhkan melalui pembangunan komitmen dan peningkatan kapasitasnya.
Nama : Ahmad Suharjito
NIM : 13894
Golongan : A.3.2